MALANG, sudah dua hari ini Malang
dilanda hujan yang disertai angina tiada henti. Angina kencang yang dimulai
pada hari senin (12/03) ini telah membuat banyak warga resah, khususnya bagi
para warga mahasiswa Uin Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN MALIKI). Hingga rabu
dini hari (14/03) tepatnya pukul 01.00, angin tersebut kembali mengguncang kota
malang. yang menurut saksi mata, angin kali ini lebih
dahsyat dari angin – angin sebelumnya. Tidak
hanya itu saja, kejadian angin dini hari tadi telah membuat para mahasiswa yang
berada di Mabna Khodijah Al – Kubra merasa cemas. Bagaimana tidak, angina tersebut
membuat bangunan yang terdapat di lantai tiga menjadi bergetar , sehingga
mereka berhamburan keluar dari kamar masing – masing untuk menyelamatkan diri
mereka dari kerobohan bangunan di kamar mereka. Menurut salah satu mahasantri
yang berada di lantai 3, angina tersebut benar – benar membuat takut, pasalnya,
angina tersebut begitu kerasnya dan sampai – sampai membuat pintu yang
menghubungkan antara kamar mandi dan kamar tidur mereka bergetar. Tidak hanya
itu saja, salah satu mahasiswa yang
berada di kos – kosan pun mengatakan hal yang demikian, katanya, pagi sekitar
pukul 01.00 dia tidak bisa tidur, tiba – tiba dia mendengar suara angina yang
membuat bulu kuduknya merinding. Disamping itu juga, asbes yang berada di kos –
kosannya pun bergerak tidak karuan. Menurut BMKG (Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika) angin yang terjadi di daerah Malang dan sekitarnya,
ini akibat adanya tekanan rendah di laut arafuru yang membentuk pumpunan angin
memanjang dari Selat Karimata, laut jawa hingga laut banda. Dan tekanan angin
di Malang ini sendiri berskala 35 km/jam dari arah barat laut. Dan perkiraan
angin ini akan berakhir sampai tanggal (15/03) mendatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar